Pemkot-BPJS Luncurkan Program Beta Baku Kele

SiarAmbon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan akhirnya meluncurkan program Beta Baku Kele Pekerja Rentan sebagai program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Program ini diluncurkan langsung Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Senin 15 Desember. Dalam sambutannya, Bodewin mengatakan, program tersebut diluncurkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan bagi pekerja sektor informal yang selama ini belum tersentuh jaminan ketenagakerjaan karena tidak memiliki pemberi kerja tetap.
Pekerja informal yang dimaksud Bodewin seperti nelayan, tukang becak, tukang ojek, penyapu jalan, hingga pekerja konstruksi termasuk kelompok pekerja rentan yang membutuhkan perhatian serius dari negara.

“Karena itu pemerintah hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja, khususnya pekerja sektor informal yang tidak memiliki pemberi kerja tetap,” kata Walikota.

Ia mengungkapkan, sejak menjabat sebagai Penjabat Walikota Ambon, pemerintah kota telah mendorong perlindungan bagi sekitar 15 ribu pekerja rentan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal ini mengingat persoalan ketenagakerjaan masih menjadi tantangan serius di Kota Ambon. Tingginya angka pengangguran serta risiko kecelakaan kerja yang dihadapi pekerja dengan upah tidak layak menjadi dasar pemerintah menghadirkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan

“Sehingga harapan kita, ketika risiko kerja terjadi yang tentu tidak kita inginkan, keluarga dan anak-anak mereka tetap memiliki jaminan masa depan,” ungkapnya.

Walikota menjelaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan setiap warga memperoleh pelayanan sepanjang siklus hidupnya, mulai dari masa dalam kandungan hingga meninggal dunia.

“Peran pemerintah dimulai dari pencegahan stunting, pemenuhan hak dasar seperti akta kelahiran, pendidikan gratis, kesempatan kerja, hingga perlindungan di hari tua dan santunan kematian bagi warga tidak mampu,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Walikota juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan atas kolaborasi yang terus terjalin dengan Pemkot Ambon, khususnya dalam penyaluran santunan kecelakaan kerja bagi pekerja rentan.

Ia juga menjelaskan makna BETA yang menjadi identitas sekaligus tagline pembangunan Kota Ambon. BETA merupakan identitas orang Ambon dan akronim dari Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta.

Dikatakan, perlindungan pekerja rentan melalui Program Beta Baku Kele merupakan implementasi nyata dari tagline tersebut serta bukti kehadiran pemerintah bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Karena itu kami memilih tagline BETA Par Ambon, Ambon Par Samua,” pungkasnya. (RLS)

Exit mobile version