Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Basarnas Ambon, Andry Azwan Henaulu, yang memimpin langsung operasi SAR tersebut, mengatakan bahwa selama perjalanan menuju lokasi, tim melakukan komunikasi radio dengan KLM Sea Safari VI untuk memastikan koordinat terakhir kapal.
“Alhamdulillah, pagi tadi (Rabu) sekitar pukul 09.22 WIT, KN SAR Abimanyu berhasil menemukan kapal KLM Sea Safari VI. Selanjutnya, korban dievakuasi ke KN SAR Abimanyu dan dibawa menuju Kota Ambon untuk mendapatkan perawatan medis,” tutur Henaulu kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Selama perjalanan kembali ke Ambon, korban terus dipantau oleh petugas medis Basarnas guna memastikan kondisinya tetap stabil hingga tiba di darat.
“Pukul 13.20 WIT, KN SAR Abimanyu tiba di Dermaga BRIN Ambon. Selanjutnya, korban diserahkan kepada agen kapal untuk menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.
Azwan menambahkan, KLM Sea Safari VI bertolak dari Ambon pada Kamis (8/10/2026) menuju Banda Neira. Kapal tersebut diawaki 13 orang dan membawa 22 penumpang, termasuk sejumlah warga negara asing (WNA) asal Swiss dan Jerman.
Setelah korban berhasil dievakuasi, kapal tersebut melanjutkan perjalanan menuju Banda Neira untuk kegiatan open sea.
“Kami juga telah memastikan kondisi kapal dan seluruh penumpang dalam keadaan baik sehingga kapal dapat melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Dengan berhasil dievakuasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.#












