SiarMasohi — Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) mulai sapu bersih pimpinan partai wilayah dan cabang yang membangkang.
Kini giliran Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Maluku Tengah, Said Patta ikut dicopot dari jabatannya, sebagai DPC PPP Kota Ambon.
Sekretaris DPC PPP Malteng, Muchlis Lessy yang kini ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua.
Tidak hanya Muchlis, dalam Surat Keputuan Nomor 0152/SK/DPP/C/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum dan Wasekjen, Muhammad Mardiono dan Jabar Idris juga menunjuk Muhammad Jafar Hatapayo dan Rafian Abdul Kadir Lestaluhu sebagai sekretaris dan bendahara.
Informasi yang diterima, pencopotan ini terkait pembangkangan Ketua DPC PPP Malteng yang menolak ditunjuknya Riza Bahawerez sebagai Plt Ketua DPW PPP Maluku menggantikan Azis Hentihu, Husein Tuharea sebagai Sekretaris menggantikan Rovik A Afifuddin dan Hartini Wamnebo sebagai bendahara menggantikan Noval Karim.
Bahkan penolakan pelaksana tugas itu disampaikan terang-terang Said Patta melalui beberapa media massa. “Selain itu, Said Patta juga menolak mengikuti undangan rapat yang dilakukan DPP melalui zoom,” ungkap salah satu kader PPP, Rabu 8 April.
Plt Ketua PPP Maluku, Riza Bahawerez yang dikonfirmasi membenarkan adanya pencopotan Ketua DPC PPP Malteng dari Said Patta ke Muchlis Lessy. Hanya saja, menurut mantan Sekretaris DPC PPP Kota Ambon ini, penggantian tersebut berdasarkan isi SK yang diterbitkan, adalah masa bakti kepengurusan periode 2021-2026 telah berakhir sejak Januari 2026.
“Untuk itu DPP PPP memandang perlu dan sesuai aturan menunjuk pelaksana tugas ketua, sekretaris dan bendahara baru,” ungkap Riza.
Riza juga mengaku SK DPC-DPC yang diganti sudah dikantongi pihaknya dan tinggal diserahkan kepada ketua, sekretaris dan bendahara baru yang diberi amanah. (*)












