Musim hujan melanda hampir seluruh wilayah di Maluku. Tidak terkecuali Kabupaten Buru Selatan. Bahkan hujan lebat tiga hari berturut-turut dari Sabtu hingga Selasa 22 Juli menyebabkan banjir ‘mengepung’ beberapa wilayah pesisir. Alhasil, aktivitas di sejumlah sekolah dan perkantoran terlihat lumpuh.
Informasi yang diterima banjir menerjang beberapa permukiman warga di Desa Wali, Hote, Oki Baru, Oki Lama dan Elfule. Air disebutkan memiliki ketinggian bervariasi hingga melewati lutut orang dewasa.
Musibah ini menjadi kejadian banjir beruntun yang melanda wilayah berjuluk Lolik Lelen Fedak Fena sepanjang Juli 2025. Sebelumnya, banjir juga melanda Dusun Fatiban, Desa Pohon Batu, yang mendorong Bupati La Hamidi turun langsung menyalurkan bantuan. Wakil Bupati Gerson Elieser Selsily juga telah mengunjungi Desa Lena, Kecamatan Waesama, dua pekan lalu untuk meninjau dampak banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan, Abas Tamher, membenarkan adanya banjir susulan di dua kecamatan tersebut.
“Memang benar, akibat intensitas hujan yang tinggi, sejumlah desa di Kecamatan Namrole dan Waesama terdampak banjir,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).
Ia menambahkan, tim BPBD saat ini masih menunggu laporan resmi dari pemerintah desa terkait jumlah pasti rumah warga yang terdampak. Tim juga tengah menuju lokasi untuk memantau langsung kondisi masyarakat. Pendaataan pun sedang dilakukan. (SM)












