Tepati Janji Bagi ASN, Agus Ririmasse Disebut Layak Jadi Walikota 

AKRAB. Agus Ririmasse dan Muhammad Novan Liem terlihat akrab saat menghadiri salah satu hajatan di kawasan Ponegoro, Kota Ambon.

siarmaluku.com — Langkah Sekkot Ambon, Agus Ririmasse memperjuangkan pencairan  satu bulan Tunjangan Pelayanan Publik (TPP) sebelum dirinya meninggalkan jabatan Sekkot pada 8 September 2024 mendatang dinilai sebagai sesuatu yang luar biasa. 

TPP tersebut diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Ambon, tiga bulan insentif bagi RT/RW, insentif bagi kader Posyandu serta Alokasi Dana Desa (ADD), termasuk dana sertifikasi guru. 

Seorang ASN Pemkot Ambon kepada siarmaluku.com menyebutkan, kebijakan memperjuangkan pencairan TPP sebelum meninggalkan jabatan Sekkot adalah bukti keberpihakan Agus Ririmasse kepada semua ASN di lingkup Pemkot Ambon. 

“Apalagi, Pa Agus membuktikan janjinya, bahwa dia akan memperjuangkan anggaran tersebut cair sebelum dia mundur. Dan itu terbukti,” ungkap ASN yang tinggal di Halong ini. 

Menurut dia, keberpihakan Agus kepada ASN ini membuktikan bahwa Agus Ririmasse layak menjadi Walikota Ambon selanjutnya yang layak menggantikan Richard Louhenapessy. 

“Dan satu lagi, kita pegawai itu semua tahu, pak Agus itu orang baik, selalu tampil apa adanya di muka pegawai. Dia tidak munafik seperti yang lain,” tegasnya. 

Sebagai informasi, sebelumnya kepada wartawan Agus Ririmasse yang juga calon Walikota Ambon mengungkapkan, dia telah menepati janjinya kepada pegawai untuk memperjuangkan pencairan TPP.

KOMPAK. Pasangan balon Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Agus Ririmasse-Muhammad Novan Liem saat mendatangi salah satu hajatan di kawasan Ponegoro, Selasa malam.

“Jadi saya sudah sampaikan beberapa waktu lalu sebelum saya turun dari jabatan sekretaris kota (Sekkot), maka semua itu akan diselesaikan,. Dan itu terbukti,” tegas Agus, kepada wartawan, Selasa, 3 September 2024.

Dia meminta, bendahara di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Ambon agar dapat mengajukan pencairan TPP untuk dibayar oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon. Selain TPP, pencairan juga di dalamnya berkaitan sertifikasi guru sudah bisa dibayar di waktu bersamaan.

“Pencairan juga untuk tiga bulan insentif RT, insentif kader Posyandu tiga bulan juga mulai proses untuk bisa dibayarkan. Termasuk ADD lima bulan juga bisa proses untuk dibayarkan,” ujarnya.

Menurut Ririmasse, keterlambatan pencairan hak-hak tersebut sama sekali bukan  dibuat-buat atau ada unsur kesengajaan untuk menahan selaku pimpinan kota. Sebab semua itu dibayarkan berdasarkan kondisi keuangan daerah, APBD. Di mana, tergantung dari pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk ke kas daerah. 

“Saya juga merasa lega karena akan lepas jabatan tidak ada beban yang saya tinggalkan,” pungkasnya.

Diketahui Agus Ririmasse maju sebagai bakal calon Walikota Ambon berpasangan dengan Muhamad Novan Liem. Keduanya telah resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon. (YM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *