MBON — Mencuatnya kabar bakal dilakukan pergantian penjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, ditanggapi beragam oleh sejumlah Aparatur Sipil Negeri (ASN) di lembaga tersebut. Mereka berharap penggantinya memiliki track record yang bagus.
Seorang Pegawai Dinkes kepada siarmaluku.com mengungkapkan, saat ini di Dinkes Maluku terjadi ‘kegaduhan’ akibat adanya informasi bakal dilakukan pergantian penjabat kepala dinas Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie, harus jeli melihat figur-figur yang tepat untuk menggantikan Faradilla Attamimi.
Menurutnya, Penjabat Gubernur harus menempatkan figur yang track recordnya bagus. Sebab, bila tidak, maka bisa jadi menambah buruknya kinerja di internal Dinkes Maluku.
“Kami dapat kabar ada dokter yang track recordnya buruk di instansi lain yang akan ditempatkan di Dinas Kesehatan. Kalau itu terjadi ya bakal menambah buruk kinerja di Dinkes Maluku,” ungkap salah seorang staf di Dinkes yang meminta tidak ditulis namanya.
Penjabat yang memimpin Dinkes Provinsi Maluku, harusnya berasal dari pegawai yang track recordnya bagus dan profesional. “Paling tidak, tidak membawa-bawa urusan pribadi ke kantor atau tendensius kepada pegawai lain,” tegasnya.
Sekadar informasi, saat ini berkembang ada oknum di Dinkes Provinsi Maluku yang mengaku-ngaku sebagai orang dekat gubernur. Bahkan, oknum tersebut sudah menyebut dirinya sebagai calon kuat pengganti penjabat kepala dinas. Hal itu kemudian memunculkan keresahan di institusi itu. Alasannya, saat menjabat di instansi serupa sebelumnya, kinerjanya dinilai buruk dan otoriter terhadap bawahannya. (*/)










